Bahanafmngawi.com – Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Kelompok 04 Institut Agama Islam (IAI) Ngawi di Desa Kedungprahu, Kecamatan Padas, resmi ditutup pada Selasa (4/8/2026) di Balai Kantor Desa Kedungprahu. Acara penutupan berlangsung meriah melalui Gelar Karya PPM yang menampilkan berbagai hiburan, di antaranya seni musik, seni tari, seni pencak silat, serta penampilan kreativitas masyarakat dan mahasiswa.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Kedungprahu beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, kader PKK, pengurus lembaga desa, serta warga yang turut memberikan dukungan selama pelaksanaan PPM.
Dalam sambutannya, Koordinator Desa PPM 04, Imam Ali Mushthofa, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian program dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kedungprahu dan seluruh masyarakat yang telah menerima, membimbing, dan mendukung kami selama menjalankan PPM. Semoga program-program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kedungprahu, Sunarto, memberikan apresiasi kepada mahasiswa PPM IAI Ngawi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan.
“Kami mengapresiasi semangat mahasiswa PPM 04 yang telah melaksanakan berbagai kegiatan di bidang pendidikan, keagamaan, ketahanan pangan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Semoga hasil pengabdian ini dapat terus dikembangkan bersama oleh masyarakat Desa Kedungprahu,” kata Sunarto. (04/08/2026)
Selama pelaksanaan PPM, Kelompok 04 berhasil merealisasikan 15 program kerja, yaitu: (1) Advokasi Ketahanan Pangan berbasis teknologi melalui pendampingan Greenhouse Melon berbasis Internet of Things (IoT); (2) Penguatan Keagamaan; (3) Pendampingan Pendidikan melalui Bimbingan Belajar; (4) Penguatan Literasi Keislaman; (5) Penguatan Moderasi Beragama; (6) Penguatan Ketahanan Keluarga melalui Talk Show Parenting; (7) Penguatan Literasi Anak melalui Nobar Film Jumbo; (8) Edukasi Manfaat dan Penanaman TOGA; (9) Pelatihan Kaligrafi Islam; (10) Semarak Lomba dan Senam Lansia; (11) Talk Show Dialog Kebangsaan; (12) Pembuatan Buku Prestasi TPA; (13) Edukasi dan FGD Bijak Digital; (14) Pelatihan Eco Craft dari bahan daur ulang; serta (15) Pembuatan Peta Potensi Desa Kedungprahu.
Selain 15 program tersebut, PPM 04 juga menghadirkan Program Unggulan GREEN VILLAGE, yang diwujudkan melalui sosialisasi Bank Sampah, edukasi dan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), pelatihan pembuatan Eco Enzyme, serta pembentukan Bank Sampah Botol Plastik. Program ini menjadi salah satu inovasi pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDGs 15 (Ekosistem Daratan).
Melalui kegiatan penutupan ini, mahasiswa PPM 04 secara simbolis mengakhiri masa pengabdiannya di Desa Kedungprahu. Meskipun kegiatan telah selesai, semangat pengabdian dan kerja sama yang telah terjalin diharapkan dapat terus berlanjut sehingga seluruh program yang telah dirintis mampu memberikan manfaat bagi kemajuan Desa Kedungprahu.






