Bahanafmngawi.com – Puluhan masyarakat Ngawi bersatu padu dalam sebuah gerakan nyata untuk menyelamatkan lingkungan. Dipimpin langsung oleh Bupati Ony Anwar Harsono dan Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko, aksi bersih-bersih besar-besaran dalam rangka World Cleanup Day (WCD) 2025 kali ini difokuskan pada pembersihan eceng gondok yang menutupi Kali Mati di area Taman Candi Ngawi.
Tidak seperti kegiatan bersih-bersih biasa, momentum ini menjadi simbol komitmen kolektif. Ratusan relawan dari beragam latar belakang mulai dari ASN, pelajar, TNI/Polri, PSHT Ranting Ngawi, hingga komunitas pegiat lingkungan terjun langsung ke sungai, bahu-membahu menyingkirkan gulma air yang mengganggu ekosistem.
Bupati Ony Anwar Harsono menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab moral bersama, bukan hanya tugas pemerintah. Beliau menyampaikan pesan yang mendalam,
” Kebersihan dan kesehatan lingkungan adalah cerminan peradaban kita. Kita harus pastikan Ngawi bebas dari sampah dan ancaman banjir yang salah satunya disebabkan oleh penyumbatan di sungai.”
Aksi ini tidak hanya bertujuan membersihkan, tetapi juga menata kembali area Kali Mati di Taman Candi agar terlihat lebih asri dan nyaman. Ini adalah langkah konkret pemerintah daerah untuk mengubah tantangan menjadi kesempatan, menjadikan aset lingkungan yang ada lebih bermanfaat. Partisipasi masif dari masyarakat membuktikan bahwa kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan telah tumbuh kuat di Kabupaten Ngawi. (Ehr)






