Bahanafmngawi.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menargetkan perluasan lahan tanam tembakau hingga 2.000 hektare saat musim kemarau 2025. Angka ini naik dari tahun sebelumnya yang tercatat 1.702 hektare.
Menurut Hendro Budi Suryawan, Kabid Perkebunan dan Hortikultura DKPP Ngawi, antusiasme petani terus meningkat seiring kondisi cuaca yang ideal serta harga jual tembakau yang menjanjikan, mencapai hingga Rp52.000 per kilogram.
“ Target luas tanam kita insyaallah mencapai 2ribu hektar. Kita antisipasi awal tanam juni sehingga September sudah panen.,” ungkap Hendro.
Penanaman telah dimulai lebih awal di beberapa kecamatan seperti Jogorogo dan Kendal, sementara sosialisasi penanaman intensif akan digelar mulai Juni. Diharapkan, panen bisa berlangsung pada September sebelum hujan turun di Oktober atau November.
“ Rencana awal tanam di bulan Juni Juli awal. 4 kecamatan di daerah atas pada Mei sudah mulai tanam. Diperkirakan awal hujan Oktober November mulai hujan,” ujarnya
DKPP juga mendukung petani lewat bantuan benih, pupuk, dan alat pasca panen untuk puluhan kelompok tani. Tembakau menjadi alternatif menguntungkan dibanding tanaman lain yang membutuhkan banyak air, sekaligus mendukung rotasi tanam setelah musim padi.(Ehr)






