Bahanafmngawi.com – Kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Ngawi–Solo KM 566 A, tepatnya di Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Kamis pagi (12/2/2026). Bus mewah double decker Indorent jurusan Jakarta–Malang terguling ke parit setelah menabrak truk boks di depannya. Insiden tersebut menewaskan satu kru bus dan melukai puluhan penumpang.

Peristiwa bermula saat bus bernomor polisi B 7107 TGE yang dikemudikan Achmad Fajrin (35), warga Tegal, melaju dari arah barat ke timur melalui jalur cepat. Di depannya melintas truk boks B 9503 PXV yang dikemudikan Pujianto (35), warga Batang. Diduga karena kurang menjaga jarak aman dan konsentrasi saat melaju dalam kecepatan tinggi, bus menghantam bagian belakang truk dengan keras.

Benturan tersebut membuat laju bus tak terkendali. Kendaraan bertingkat itu oleng ke kiri, menghantam pagar pengaman jalan (guardrail), lalu keluar dari badan tol dan terperosok ke parit hingga terguling dengan posisi miring ke kiri. Bagian depan bus ringsek berat, kaca pecah, dan barang bawaan penumpang berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Hariyanto, menjelaskan dugaan awal penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi bus.

“Diduga pengemudi bus kurang menjaga jarak dan kurang antisipasi terhadap kendaraan di depannya, sehingga terjadi tabrak belakang. Setelah benturan, bus oleng ke kiri, menabrak guardrail, lalu keluar jalur dan terguling di parit tol,” ujarnya.

Bus tersebut membawa total 33 orang yang terdiri dari penumpang dan kru. Seorang pramugari bus meninggal dunia akibat luka berat. Sementara 32 orang lainnya, termasuk penumpang dan sopir truk, mengalami luka-luka dengan tingkat cedera yang bervariasi.

“Korban luka langsung kami evakuasi ke beberapa rumah sakit di Ngawi, di antaranya RS Widodo dan RS At-Tin Husada. Untuk korban meninggal dunia saat ini berada di kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi,” tambah Agus.

Petugas kepolisian bersama tim pengelola tol segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Proses evakuasi bangkai bus dari dalam parit dilakukan menggunakan alat berat. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung guna memastikan faktor penyebab kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan dan aspek teknis lainnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan tol untuk selalu menjaga jarak aman dan berkendara dengan penuh kewaspadaan, terutama saat melaju di jalur cepat.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini