Bahanafmngawi.com – Harimau Indonesia FC membuka peluang menuju babak 32 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden dengan kemenangan telak 5-1 atas PS Tunas Muda Bengkulu pada laga Grup L yang berlangsung di Stadion Ketonggo, Ngawi.
Sejak menit awal pertandingan, tim asal Banten itu langsung tampil menekan dan menguasai jalannya laga. Dua gol cepat yang tercipta di awal pertandingan membuat PS Tunas Muda Bengkulu kesulitan bangkit dan gagal mengembangkan pola permainan yang telah disiapkan.
Pelatih PS Tunas Muda Bengkulu, Tomas Yuliandra, mengakui hasil pertandingan tersebut di luar ekspektasi timnya. Menurutnya, gol-gol cepat yang dicetak lawan berdampak besar terhadap mental para pemain.
“Kami tidak memperkirakan kebobolan dua gol cepat. Kondisi itu membuat mental pemain turun dan strategi yang sudah disiapkan tidak berjalan sesuai rencana,” ujar Tomas.
Meski peluang timnya untuk melangkah ke babak berikutnya telah tertutup, Tomas memastikan anak asuhnya tetap akan berjuang maksimal pada pertandingan terakhir. Ia juga berencana memberi kesempatan bermain kepada sejumlah pemain yang selama ini belum banyak tampil.
“Kami tetap akan bermain maksimal. Beberapa pemain yang belum mendapat menit bermain akan kami turunkan sebagai bagian dari persiapan tim menghadapi kompetisi berikutnya,” tambahnya.
Kemenangan besar tersebut menjadi modal berharga bagi Harimau Indonesia FC dalam persaingan Grup L. Sementara itu, PS Tunas Muda Bengkulu dipastikan tersingkir dari perburuan tiket babak 32 besar setelah menelan dua kekalahan berturut-turut.
Persaingan di Grup L sendiri masih akan berlanjut melalui sejumlah pertandingan yang digelar di Stadion Ketonggo, Ngawi, dan Stadion Pangeran Timur, Kabupaten Madiun. Hasil laga-laga tersebut akan menentukan tim mana yang berhak melangkah ke fase selanjutnya dalam ajang Liga 4 Nasional Piala Presiden.(Ehr)






