Bahanafmngawi.com – Suasana khusyuk di Arafah diselimuti duka. Seorang calon jamaah haji asal Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, atas nama Sugianto Isman Sastromiharjo, wafat pada Selasa sore (4/6/2025) saat menjalankan ibadah wukuf di Padang Arafah.

Kabar ini disampaikan oleh Mudrik Alfarizi, pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Jabal Noor yang turut mendampingi jamaah haji dari Ngawi pada musim haji 2025. Ia menjelaskan bahwa almarhum Sugianto meninggal dunia diduga akibat serangan jantung.

“ Ada berita  duka dari sini, salah satu jamaah kita atas nama Pak Sugianto kemaren sore wafat di Arafah, yang saya dengar dari medis serangan jantung,” ungkap Mudrik.

Menurut informasi yang diterima dari petugas medis, almarhum sempat mendapatkan pertolongan darurat dan dibawa ke Rumah Sakit Jabal Rahmah yang berada di sekitar kawasan Arafah. Namun, kondisi kepadatan di sekitar Arafah sempat menghambat proses evakuasi karena kendaraan sulit masuk ke area tenda.

“ Karena kondisi di Arafah sedang crowdid jenazah belum dimakamkan. Sempat dilarikan di RS Jabal Rahmah yg ada di Arafah dan mengalami kesulitan mendapatkan kendaraan.,” terang Mudrik

Jika jamaah wafat di Tanah Suci, keluarga bisa memilih dimakamkan di Mekkah atau dipulangkan ke tanah air. Namun, pemulangan butuh waktu dan proses panjang. Bila dimakamkan di Mekkah, jenazah akan dikebumikan di Pemakaman Soraya, kawasan suci tempat peristirahatan para syuhada dan jamaah haji yang wafat saat ibadah.

“ Jamaah haji yang meninggal disini dimakamkan di makam Soraya, nama daerah di Kawasan tanah haram. Disitu terdapat pemakaman Syuhada,” tambah Mudrik.

Hingga kini, persetujuan pemakaman dari keluarga masih diupayakan. Wafat di Tanah Suci saat berhaji diyakini sebagai husnul khatimah. Semoga almarhum Sugianto mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini