Bahanafmngawi.com – Menindaklanjuti imbauan Bupati Ngawi, Polres Ngawi memberikan perhatian khusus terhadap perayaan Tahun Baru yang berpotensi menimbulkan euforia berlebihan, terutama penggunaan kembang api dan petasan. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada masyarakat di wilayah Sumatera yang saat ini tengah dilanda bencana banjir.
Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampbolon menegaskan bahwa perayaan pergantian tahun sebaiknya dilakukan secara sederhana dengan mengedepankan nilai kemanusiaan. Menurutnya, suasana duka yang dirasakan saudara sebangsa perlu menjadi perhatian bersama.
“Ini wujud tenggang rasa kita terhadap saudara kita di Sumatera yang dilanda banjir, dengan tidak menyelenggarakan acara yang terlalu euforia,” ujar AKBP Charles.
Sebagai upaya pencegahan, Polres Ngawi akan meningkatkan pengawasan di sejumlah titik keramaian, baik menjelang maupun saat malam Tahun Baru. Namun demikian, penindakan dilakukan secara humanis dengan mengutamakan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
AKBP Charles menambahkan, petugas di lapangan tidak akan serta-merta bertindak represif apabila mendapati warga membawa kembang api atau petasan karena ketidaktahuan.
“ Edukasi menjadi prioritas agar masyarakat mengerti dan ikut menjaga suasana tetap kondusif,” pungkasnya.(31/12/2025)
Polres Ngawi berharap, dengan kesadaran bersama, perayaan Tahun Baru dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh empati terhadap sesama.(Ehr)






