Bahanafmngawi.com – Suasana Jalan Serong Alun-Alun Ngawi tampak ramai dan antusias pada Selasa, 1 Juli 2025. Ratusan warga memadati lokasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Ngawi ke-667. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam upaya pengendalian inflasi serta stabilisasi pasokan dan harga pangan di tengah fluktuasi pasar nasional.

Aneka bahan pokok tersedia dengan harga bersahabat. Gula pasir dijual seharga Rp16.000 per kilogram, telur ayam Rp24.000/kg, beras Rp12.000/kg, minyak goreng merek Minyak Kita Rp15.500/kg, dan ayam potong hanya Rp26.000/kg. Selain sembako, masyarakat juga disuguhi beragam produk segar seperti sayuran, aneka pangan lokal, serta produk olahan UMKM yang turut ambil bagian dalam bazar pangan murah ini.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, yang hadir langsung meninjau kegiatan, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi stabilisasi harga pangan, terutama dalam menghadapi dinamika harga beras yang belakangan ini mengalami penyesuaian di sejumlah daerah.

” Kalau dilihat, beberapa wilayah mengalami kenaikan pada komoditas beras. Tapi sebetulnya stok di pasaran tersedia cukup. Pemerintah pusat, dalam hal ini Bapak Presiden, ingin kesejahteraan petani juga meningkat. Jadi ketika harga beras setelah diproses menjadi Rp13.000, itu bukan kenaikan, tetapi penyesuaian harga sebagai bentuk dukungan terhadap petani,” ungkap Bupati Ony.

Warga Ngawi pun menyambut baik kegiatan ini. Dwi, salah satu warga yang ikut berbelanja di lokasi, mengaku terbantu dengan selisih harga yang cukup signifikan.

” Senang sekali ada Gerakan Pangan Murah ini. Saya beli beras, telur, minyak, dan ayam. Selisih harganya bisa sampai seribu-dua ribu lebih murah dari harga pasar,” ujar Dwi

Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek dalam menekan gejolak harga, tapi juga menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah.(Ehr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini